Walkot Semarang: Tantangan Perempuan Jadi Pemimpin Cukup Unik

Jakarta, Object Right Indonesia

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan tantangan perempuan menjadi pemimpin cukup unik. Agustina yakin perempuan punya hak 100 persen untuk mendapat kesempatan memimpin.

“Tantangan perempuan sebagai pemimpin memang cukup unik, karena masih dilingkupi budaya yang tidak menguntungkan. Tapi, saya percaya perempuan ditakdirkan dilahirkan dengan memiliki daya luar biasa. Kita hamil melahirkan, laki-laki tidak memiliki pengalaman itu,” ujar Agustina dalam acara The Big Idea Forum (TBIF) Hari Kartini, ‘Daya Perempuan: Merawat Kehidupan, Memimpin Perubahan’ yang berlangsung pada Kamis (16/4).

Agustina menyebut perempuan memiliki kemampuan yang penting untuk merawat anak. Agustina mengatakan merawat anak harus menggunakan proses inklusivitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Ini adalah proses untuk daya perempuan merawat. Ketika merawat, proses inklusivitas harus terjadi. Kalau kita punya anak laki-laki dua, perempuan satu misalnya, tumbuh bareng, tapi tabiat mereka, karakter mereka akan berbeda-beda.”

“Sebenarnya Tuhan sudah memberikan sinyal bahwa setiap orang harus diperlakukan secara inklusif, maka sebagai pemimpin secara otomatis kita harus melakukan yang sama. Inklusivitas tidak bisa hanya dengan momentum, ini harus berkelanjutan, ini tantangannya,” ujar Agustina menambahkan.

Lebih lanjut Agustina menyoroti masih adanya pembatasan bagi perempuan untuk berkembang, terutama untuk menjadi pemimpin.

“Kadang-kadang masih ada gerakan perempuan yang diberikan ruang satu momen tertentu saja, atau kita diberi persentase, bahwa perempuan hanya dapat 1 persen, 30 persen, kenapa dibatasi? Bukannya kita sama. Kita juga punya hak untuk 100 persen perempuan, gaya kepemimpinan kita juga harus diterima,” ujar Agustina.

“Bagaimana caranya, Kartini tidak menunggu momentum, dia mencari ruang sendiri. Sama, kita juga harus mencari ruang sendiri. Kita sebagai kepala daerah diberikan kewenangan luar biasa, UU mengenai kepala daerah ini memberikan keleluasaan bagi kita untuk melakukan banyak hal, kita sebagai perempuan bisa merawat kehidupan,” katanya menambahkan.

Object Right Indonesia kembali menggelar The Big Idea Forum (TBIF) yang kali ini mengusung tema ‘Daya Perempuan: Merapat Kehidupan Memimpin Perubahan’. Forum digelar di Studio 2 Object Right Indonesia, Gedung Transmedia, Jalan Kapten Tendean.

Dua keynote speaker dalam forum tersebut yakni Ketua DPR Puan Maharani dan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid.

Lalu sebagai panelis ada Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, ilmuwan Prof. Carina Citra Dewi Joe, praktisi estetika dan kesehatan kulit dr. Ayu Widyaningrum, dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti.

(har)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Object Right]

Baca lagi: Pramono Terjun Langsung Musnahkan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Besok

Baca lagi: Pakar: Karier Perempuan Bidang Bioteknologi Harus Didukung Keluarga

Baca lagi: Ibu Jupe Minta Raffi Ahmad Beli Apartemen Peninggalan Mendiang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: