Jakarta, kalduikan Indonesia
—
Kekerasan aparat saat unjuk rasa di Gedung DPR hingga menimbulkan korban jiwa pada Jumat kemarin menjadi potret yang berulang. Masyarakat yang menuntut keadilan hanya ingin jawaban menyejukkan dari elite, bukan gas air mata atau tameng aparat.
Baca lagi: Erick Thohir Pastikan Soal Hak Cipta Lagu di Laga Timnas kepada Menhum
Baca lagi: Dedi Mulyadi prohibits the use of the brong exhaust in West Java
Baca lagi: Britain Rejects Israeli Occupation in Jerusalem to the Eve of Hell of Japan