
Jakarta, Object Right Indonesia
—
Sekjen Partai Gerindra Sugiono merespons sinyal dukungan dari sejumlah partai politik ke
Prabowo Subianto
untuk kembali mencalonkan diri menjadi presiden atau jadi capres di
Pilpres 2029
.
“Kita terima kasih. Makasih atas dukungannya. Kemudian yang saya tangkap ya, yang saya tangkap bahwa semua ini berawal dari cita-cita yang sama, keinginan yang sama, nafas yang sama,” katanya di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (6/2).
Meski begitu, Sugi menyampaikan Pilpres 2029 masih cukup lama. Terhitung masih sekitar tiga tahun dari sekarang. Ia menyebut saat ini mereka juga masih berfokus mengawal kesuksesan program-program pemerintah ke depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Dan ini yang saya kira trajektori yang harus terus kita pelihara dan kita tingkatkan,” ucap dia.
Belum bahas pendamping Prabowo di 2029
Termasuk juga soal sosok pendamping Prabowo di Pilpres 2029 nanti, ia mengatakan hal itu juga belum dibahas.
“Kita enggak pernah, belum pernah. Belum pernah membuka pembicaraan itu,” ujarnya.
Salah satu partai yang melempar sinyal akann mendukung Prabowo di 2029 ialah, PKB. Usai menemui Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (4/2) lalu, Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin melempar kode tersebut.
Namun, ketika ditanyai apakah Cak Imin mendukung Prabowo tetap bersama Gibran, ia tak menjawab lugas. Ia hanya mengatakan perihal itu belum dibicarakan.
“Kami yakin Pak Prabowo akan sukses memimpin kita bukan hanya lima tahun bahkan sepuluh tahun yang akan datang,” kata Cak Imin.
Selain PKB, Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno sebelumnya menyatakan partainya berkomitmen mendukung Prabowo di 2029 nanti.
“Kita sudah 3 kali mendukung Bapak Presiden Prabowo, satu-satunya partai lho di luar Gerinda, yang konsisten mendukung Pak Prabowo 3 kali dalam 3 Pilpres. Bagi kita, itu sudah pilihan natural untuk mendukung beliau kembali nanti di tahun 2029,” kata Eddy.
(mnf/dal)
[Gambas:Video Object Right]
Baca lagi: Kisah Ujang Duel dengan Macan Demi Selamatkan Anak di Bandung
Baca lagi: Satu Keluarga Tewas di Warakas Diberi Racun Tikus
Baca lagi: Kemendag Bongkar Izin Dagang Whip Pink Buntut Dugaan Penyalahgunaan

