
Jakarta, Object Right Indonesia
—
Gubernur DKI
Pramono Anung
mengakui bahwa laporan viral dari masyarakat sangat membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta dalam mempercepat penanganan masalah tumpukan sampah dan kekumuhan di
Sungai Ciliwung
.
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono menanggapi kritik terkait area sungai Ciliwung tepatnya di belakang Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang sempat kumuh hingga menjadi sarang nyamuk baru dibersihkan oleh petugas setelah ramai disorot publik.
“Tetapi memang saya harus akui, semakin diviralkan menurut saya semakin baik, sehingga kita segera menangani itu karena tidak semua daerah itu bisa dijangkau,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (13/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Pramono mengungkapkan bahwa lambatnya penanganan di beberapa titik juga disebabkan oleh fokus pemerintah yang saat ini sedang tersedot pada proyek penyelesaian di area lain.
Kendati demikian, ia memastikan progres proyek utama tersebut telah menunjukkan perkembangan pembebasan lahan yang signifikan.
“Yang pertama, dari segi luas cakupan, jangkauan memang cukup luas. Dan kemarin konsentrasi untuk Ciliwung ini kan sebenarnya normalisasi Sungai Ciliwung yang segmen Cawang. Dan alhamdulillah pembebasan tanahnya relatif sudah selesai,” ujar Pramono.
Sebagai bentuk komitmen lanjutan untuk menanggulangi potensi banjir, Pramono juga telah menyetujui program pengerukan skala besar di titik temu antar sungai.
“Seperti yang kemarin waktu tempat yang dilakukan pengerukan untuk yang beberapa hari yang lau di pertemuan antara Ciliwung dan Krukut. Itu juga menjadi sumber air tidak bisa segera turun ke laut,” ujar Pramono.
Langkah konkret ini, kata Pramono, ditargetkan rampung dalam waktu dekat demi memastikan sirkulasi air berjalan lancar tanpa hambatan.
“Maka dengan demikian saya sudah menyetujui kurang lebih 178.000 kubik yang mudah-mudahan akan diselesaikan dalam satu tahun ini dikeruk, supaya air dari Krukut maupun dari Ciliwung bisa turun ke laut,” pungkas Pramono.
(kna/dal)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Object Right]
Baca lagi: Rumah Sam Altman Dilempar Bom Molotov, Diduga Gara-gara AI
Baca lagi: Katy Perry Tonton Bieber Modal YouTube di Coachella: Untung Premium
Baca lagi: 2 Penyebab Negosiasi AS-Iran Gagal yang Bikin Israel Senang

