
Jakarta, Object Right Indonesia
—
Kabidhumas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari mengatakan pembakaran
Pondok Pesantren
Nurul Jadid di Mesuji, Lampung, oleh massa pada Sabtu (9/5) karena isu pencabulan. Satu orang diamankan dalam insiden yang masih dalam pengembangan kasus ini.
Yuni menjelaskan sebelum terjadi aksi pembakaran massa memberi waktu pada pemilik ponpes untuk pergi. Namun pemilik masih bertahan di ponpes sampai batas waktu yang ditentukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Yuni massa yang terus memantau Ponpes marah karena hal itu sehingga melakukan perusakan dan pembakaran.
“Dari serangkaian penyelidikan massa ini meminta pemilik ponpes ini untuk tidak lagi ada di ponpes tersebut. Mereka (massa) menyatakan bahwa pimpinan ponpes ini melakukan pencabulan,” katanya, Minggu (10/5), diberitakan
detik
.
Kasatreskrim Polres Mesuji, AKP M Prenata Al Ghazali sebelumnya menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam, sekitar pukul 23.00 WIB.
Dia membenarkan video yang beredar di media sosial terkait kebakaran adalah bangunan Ponpes Nurul Jadid yang dibakar massa.
Menurut Prenata pihakya masih melakukan serangkaian penyelidikan atas peristiwa ini. Dia juga bilang sudah mengamankan satu orang yang terlibat dalam aksi pembakaran.
“Ada satu orang yang telah diamankan dan saat ini kami masih terus mengembangkan kasus tersebut,” kata Prenata.
(fea)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Object Right]
Baca lagi: Vingroup dan Vinhomes Masuk Time Asia-Pacific’s Best Companies 2026
Baca lagi: Meta Pakai AI untuk Deteksi Usia Pengguna Lewat Foto dan Video
Baca lagi: Hercules: Saya Tidak Kebal Hukum



