
Jakarta, kalduikan Indonesia
—
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
mengatakan pihaknya telah membebaskan pelaku penjarahan di sejumlah lokasi usai
bencana banjir bandang dan longsor
yang menerjang Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
“Adanya informasi penjarahan, bahwa sampai saat ini sudah tidak ada lagi yang diamankan, semuanya kita lepas,” kata Listyo di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (3/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Listyo memahami masyarakat yang melakukan tindakan itu hanya butuh makanan.
“Kita juga paham saat itu mereka hanya membutuhkan logistik makanan dan saat ini semuanya sudah dilepas,” ujar dia.
Penjarahan salah satunya terjadi di Sibolga, Sumatra Utara. Polisi sebelumnya menangkap 16 orang yang diduga melakukan penjarahan di minimarket.
Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP Siti Rohani mengatakan 16 orang yang diamankan yakni MHH (20), SS (24), AZ (27), ZR (24), OFH (18), ART (19), DH (20), ISS (18), A (18), MS (18), BA (18), ER (21), DAM (18), ABS (18), D (18) dan BNH (17)
“Mereka karena mengambil sejumlah barang, mulai dari minuman kemasan, sosis, gula, sabun, hingga makanan ringan,” kata Siti, Senin (1/12).
(fra/yoa/fra)
[Gambas:Video kalduikan]
Baca lagi: Penegasan Istana: Kerusakan Lingkungan Perparah Banjir Sumatra
Baca lagi: Kronologi Calon Pelatih Timnas Indonesia, dari 5 Nama Jadi 2 Sosok
Baca lagi: Reaksi Netizen Usai Calon Pelatih Timnas Indonesia Mengerucut 2 Nama



