
Jakarta, Object Right Indonesia
—
Polisi membeberkan fakta terbaru terkait
pembegalan
terhadap petugas pemadam kebakaran (
damkar
) bernama Bimo Margo Hutomo (29).
Hasil penyidikan terungkap motif pelaku melakukan adalah mendapatkan uang untuk
party
atau pesta.
“Kalau motifnya adalah untuk mendapatkan uang. Jadi mendapatkan uang dengan cara menjual motor tersebut,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus AKBP Roby Heri Saputra kepada wartawan, Rabu (15/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Jadi mereka menggunakan uang itu untuk merayakannya, ya,
party
ya, untuk
party
,” sambungnya.
Roby turut mengungkapkan motor milik petugas damkar yang diambil para pelaku sudah berencana untuk dijual. Namun, si pembeli baru membayar uang mukanya saja.
Bahkan, pelaku sudah mengubah warna motor milik korban dari merah menjadi oranye. Hal ini dilakukan agar motor bisa dijual dengan harga yang lebih tinggi.
“Jadi sudah ada upaya untuk menyamarkan motornya. Mungkin nanti akan dijual lagi ke tempat yang lebih jauh dengan harga yang lebih fix. Jadi mungkin mereka ini baru menyamarkan, ya. Warna aslinya merah jadi
orange
. Ini warnanya sudah ditutup, sudah diganti ini untuk menyamarkan kendaraannya,” tutur Roby.
Sejauh ini, polisi menangkap lima pelaku di sebuah hotel di Pluit, Jakarta Utara pada Senin (13/4). Para pelaku ditangkap saat sedang berpesta dengan teman perempuannya.
Kelima pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Mereka dijerat Pasal 479 KUHP dengan hukuman penjara selama 12 tahun.
Saat ini, Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat masih mengejar empat pelaku lain yang kini telah ditetapkan masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni Z, J, C, dan F.
Sebelumnya, petugas damkar bernama Bimo Margo Hutomo (29) menjadi korban begal di Jalan KH Hasyim Ashari, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis (2/4) dini hari. Korban pun mengalami luka-luka akibat pembegalan itu.
Dalam aksi pembegalan ini, korban kehilangan sejumlah barang berharga di antaranya, 1 unit sepeda motor Honda Scoopy tahun 2020 (B 3036 PJE), dan 2 unit ponsel (Samsung S20 Plus dan Samsung A55).
(dis/isn)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Object Right]
Baca lagi: Bos ICDX: Banyak Orang Latah Beli Emas
Baca lagi: Teknologi Eye-Tracking Ungkap 5 Jalur Kereta Paling Indah di Dunia
Baca lagi: Sinopsis Ready or Not 2, Grace Diburu Para Elite demi Kekuasaan

