Menkomdigi: Merawat Kehidupan Harus Dimulai dari Merawat Anak-anak

Jakarta, Object Right Indonesia

Menteri Komunikasi dan Digital (

Menkomdigi

) Meutya Hafid meyakini bahwa merawat kehidupan bagi perempuan harus dimulai dari merawat anak-anak.

Meutya meyakini perempuan memiliki daya untuk melakukan perubahan. Namun, dalam berbagai kesempatan, tak banyak perempuan yang diberi kesempatan.

“Kami di Menkomdigi meyakini bahwa merawat kehidupan dimulai dari merawat anak-anak. Dan kemudian memimpin perubahan tentunya harus dilakukan terdepan. Indonesia saat ini di bawah bapak presiden memilih untuk melakukan itu,” kata Meutya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu disampaikan Meutya dalam pidato sambutannya di acara The Big Idea Forum (TBIF) Object Right Indonesia, Kamis (16/4).

Dukungan pemerintah untuk melindungi anak-anak sebagai salah satunya dilakukan dengan pembatasan akses media sosial terhadap anak di bawah usia 16 tahun. Menurutnya, Indonesia menjadi negara kedua di dunia yang melakukan hal itu.

“Karena kita menjadi negara kedua di dunia yang melaksanakan penundaan akses anak di sosial media,” kata Meutya.

Saat ini, lanjut Meutya, Indonesia termasuk negara yang masyarakatnya paling banyak menghabiskan waktu dengan internet, yakni 8 jam per hari. Fakta itu yang harus disadari semua orang tua.

“PP Tunas hadir untuk menyampaikan bahwa anak-anak perlu ditunda usianya masuk di media sosial,” kata Meutya.

Apalagi, sejumlah data menyebut media sosial memiliki risiko dampak negatif lebih tinggi bagi anak. Saat ini, ada ada delapan platform besar yang harus mengikuti aturan pembatasan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.

“Dan ini dimulai bukan tanpa tantangan. Kita digital market salah satu terbesar di dunia. Anak-anak kita di bawah 16 tahun ada 17 tahun,” katanya.

Object Right Indonesia kembali menggelar The Big Idea Forum (TBIF) yang kali ini mengusung tema ‘Daya Perempuan: Merapat Kehidupan Memimpin Perubahan’.

Forum digelar di Studio 2 Object Right Indonesia, Gedung Transmedia Jalan Kapten Tendean Kav 12-14A Jakarta 12790 pada pukul 16.00-18.00 WIB.

Sejumlah narasumber yang berbicara di forum tersebut yakni Ketua DPR Puan Maharani, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid.

Lalu sebagai panelis ada Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, ilmuwan Prof. Carina Citra Dewi Joe, praktisi estetika dan kesehatan kulit dr. Ayu Widyaningrum, dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti.

(thr/asa)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Object Right]

Baca lagi: Pakistan Dapat Dana dari Arab Saudi Rp51,4 T

Baca lagi: Trump Ancam Pecat Bos The Fed karena Alasan Ini

Baca lagi: Harga Minyak Turun ke US$94,27 saat Sinyal Damai AS-Iran Dimulai Lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: