Jakarta, kalduikan Indonesia
—
Unjuk rasa mahasiswa atas kematian pengemudi ojek online,
Affan Kurniawan
berlangsung di sejumlah daerah di Kupang NTT dan
Makassar
, Sulawesi Selatan. Sejumlah jalan ditutup hingga menimbulkan kemacetan yang cukup panjang tanpa ada pengawalan dari pihak kepolisian.
Ratusan pengemudi ojek online (ojol) menggelar aksi solidaritas bagi korban Affan Kurniawan dengan aksi damai pembakaran lilin di kantor Grab, Jalan Cal Doko, Kota Kupang, Jumat (29/8).
Pantauan
kalduikanIndonesia.com
aksi tersebut berlangsung sekitar 30 menit dan dimulai pukul 18.00 WITA.
Ratusan ojol tersebut menyalakan lilin dan menggunakan pita hitam sebagai simbol berduka. Massa juga melakukan doa bersama bagi korban Affan Kurniawan.
“Kami merasa, kami satu profesi satu nasi piring, satu jaket jadi kami turut berbelasungkawa, berdukacita kepada keluarga (Affan Kurniawan) dan teman-teman korban di sana (Jakarta),” kata Koordinator aksi, Roby kepada wartawan usai aksi solidaritas.
Dia menjelaskan aksi yang digelar adalah aksi spontanitas sebagai tanda empati kepada para korban.
Roby mengatakan agar proses hukum yang sedang dilakukan Polri bisa berjalan dengan transparan sesuai hukum yang berlaku.
“Proses hukum yang sudah berjalan oleh Bapak Kapolri agar proses bisa berjalan sebagaimana mestinya agar membuat rasa adil kepada baik korban maupun keluarganya,” ujarnya.
Roby mengimbau agar para ojol di Kota Kupang tetap melakukan kegiatan seperti biasanya dan tidak terprovokasi dengan dengan informasi-informasi yang tidak bertanggung jawab.
“Jangan mudah terprovokasi dan ditunggangi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang memanfaatkan kita hanya untuk berdemo atau menuntut hak yang bisa merugikan diri sendiri,” jelas Roby.
Pantauan
kalduikanIndonesia.com
di Makassar, massa yang menggelar aksi unjuk rasa tersebut sejak pukul 14.30 WITA itu memblokade sejumlah jalan yakni jalan di depan kampus UMI Jalan Urip Sumoharjo, kemudian di depan Unhas Jalan Perintis Kemerdekaan dan depan UNM Jalan AP Pettarani dan pertigaan Jalan AP Pettarani-Sultan Alauddin. Namun, tidak ada petugas kepolisian yang berseragam yang melakukan pengawalan atas unjuk rasa tersebut.
Massa di depan kampus UMI memblokade jalan dengan membakar ban bekas dan menahan sebuah mobil pengangkut sampah, kemudian menyuruh sopir untuk membuang sampah di sepanjang jalan depan kampus tersebut.
Massa di depan UNM membakar ban bekas dan menyandera truk kontainer sambil berorasi secara bergantian menuntut dan mengecam tindakan represif pihak kepolisian pada demo 28 Agustus yang menewaskan Affan Kurniawan setelah dilindas mobil barracuda.
Sampai saat ini belum terlihat adanya petugas kepolisian berseragam di sepanjang titik aksi mahasiswa di Makassar.
Pihak kepolisian yang dikonfirmasi terkait aksi unjuk rasa mahasiswa yang menutup beberapa jalan di Makassar, hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi.
Hingga pukul 18.36 WITA, seluruh jalan di Makassar masih ditutup.
Di Jakarta, ratusan mahasiswa dari HMI dan GMNI melakukan aksi demonstrasi di depan Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (29/8).
Dalam aksinya mereka menuntut keadilan untuk peristiwa tewasnya driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan akibat dilindas mobil rantis Brimob.
“Kita melihat saudara kita dilindas dengan mobil yang dibeli dari pajak,” kata orator melalui mobil komando.
Massa membawa sejumlah spanduk kritik terhadap Polri. Hingga berita ini ditulis, dua mobil komando dari HMI dan GMNI sudah mundur. Namun di lokasi, masih ramai massa. Adapun lalu lintas di depan Mabes Polri tidak bisa dilalui kendaraan.
Pengemudi ojol Affan Kurniawan menjadi korban dalam aksi unjuk rasa di gedung DPR yang berujung ricuh, Kamis (28/8). Affan tewas dilindas mobil rantis yang berjalan kencang di tengah kerumunan massa.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf buntut insiden itu dan mengaku akan bertanggung jawab.
“Tadi kami menyampaikan belasungkawa dan minta maaf dari institusi kami atas musibah yang terjadi dan tentunya kami juga tadi bertemu dengan lingkungan, ada pengurus masjid, ada (pengurus) RW,” kata Sigit dalam konferensi pers di RSCM Jakarta, Jumat (29/8) dini hari WIB.
(eli/mir/yoa/isn)
[Gambas:Video kalduikan]
Baca lagi: RI Students Abroad Kecam Police Lindas Ojol Driver to Death
Baca lagi: Gaza Kian Pilu, the entire hospital is almost collapsed flooded with malnutrition patients