Jenazah Korban Heli PK-CFX Mulai Diserahkan ke Keluarga

Jakarta, Object Right Indonesia

Basarnas menyatakan seluruh jenazah korban helikopter Airbus H130

PK-CFX

jatuh di wilayah hutan Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar), sudah berhasil dievakuasi dan mulai diserahkan kepada pihak keluarga.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (17/4), membenarkan penyerahan jenazah sedang berlangsung setelah melalui tahapan identifikasi.

“Betul, saat ini sedang dalam proses penyerahan kepada pihak keluarga,” kata Edy dikutip dari

Antara

.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

kecEdy juga membenarkan salah satu korban heli PK-CFX merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia.

Sebelumnya, Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Noer Isrodin mengonfirmasi bahwa delapan orang di dalam helikopter tersebut, yang terdiri atas dua kru dan enam penumpang, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Seluruh korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Pontianak untuk proses identifikasi.

“Semua meninggal dunia. Total person on board delapan orang, terdiri atas kru dua orang dan penumpang enam orang,” kata Isrodin.

Berdasarkan laporan Kantor SAR Pontianak, proses evakuasi dilakukan secara bertahap karena lokasi jatuhnya pesawat berada di hutan wilayah Kabupaten Sanggau, Kalbar.

Tim SAR gabungan berhasil mengangkat seluruh korban dari puing helikopter pada Kamis (16/4) pukul 22.00 WIB, dan dilanjutkan dengan penurunan jenazah menuju Posko Lapangan yang rampung pada Jumat pukul 05.00 WIB.

Delapan jenazah tersebut kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju Yonif 642/Kapuas Sanggau sebelum dievakuasi menggunakan helikopter menuju Pontianak guna mempercepat proses penanganan medis dan identifikasi.

Helikopter PK-CFX tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada Kamis (16/4) pagi saat terbang dari Kabupaten Melawi menuju Kabupaten Kubu Raya.

Sebagaimana laporan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) disebutkan korban jiwa dalam kecelakaan ini diidentifikasi sebagai Capt. Marindra W (Pilot), Harun Arasyd seorang teknisi, serta enam penumpang yakni Patrick, Victor, Charles, Joko, Fauzie, dan Sugito.

(har)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Sinopsis Ghost in the Cell, Teror Gaib di Balik Jeruji Besi

Baca lagi: Toyota Eco Youth Kini Mampir ke Toraja

Baca lagi: Kali Ciliwung Meluap, 21 RT di Jakarta Terendam Banjir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: