
Bandung, Object Right Indonesia
—
Viral video penampilan Orkes Semi Dangdut (OSD) dari Himpunan Mahasiswa Tambang Institut Teknologi Bandung (
ITB
) membawakan lagu ‘Erika’ yang liriknya mengandung unsur
pelecehan seksual
terhadap perempuan.
Himpunan Mahasiswa Tambang ITB, pada website ITB, menyampaikan permohonan maaf telah membawakan lagu tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas beredarnya lagu yang menimbulkan keresahan publik. Kami sangat memahami dan menyadari sensitivitas isu ini dan menyampaikan keprihatinan serta empati kepada masyarakat, khususnya perempuan,” demikian poin pertama permintaan maaf Himpunan Mahasiswa Tambang ITB, dikutip Object RightIndonesia.com, Rabu (15/4).
Adapun Orkes Semi Dangdut HMT-ITB (OSD) merupakan salah satu unit kegiatan yang berada dalam lingkup HMT-ITB yang telah berdiri sejak tahun 1970-an. Sementara lagu berjudul “Erika” dibuat pada tahun 1980-an.
Pihak himpunan mengaku lalai tetap menampilkan lagu tersebut dengan perkembangan norma sosial dan kesusilaan di masyarakat dewasa ini.
“Kami dengan tegas mengakui bahwa konten dalam penampilan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung oleh lingkungan akademik dan organisasi kemahasiswaan,” tulis pernyataan HMT-ITB.
HMT-ITB juga menegaskan tidak membenarkan segala bentuk tindakan yang merendahkan martabat individu atau kelompok manapun. HMT ITB berkoordinasi menurunkan (take down) konten video dan audio dari kanal resmi HMT-ITB serta penghapusan dari akun-akun individu yang terafiliasi.
“Termasuk video tahun 2020 yang beredar di masyarakat.”
Terakhir, HMT ITB akan melakukan evaluasi internal secara komprehensif terhadap pelaksanaan kegiatan dan pengawasan atas lagu terkait dan lagu lain yang mengandung unsur serupa.
“Serta meninjau kembali standar dan pedoman kegiatan organisasi agar selaras dengan nilai-nilai etika yang berkembang di lingkungan Kampus ITB dan dalam masyarakat,” tulis HMT-ITB.
(csr/wis)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Object Right]
Baca lagi: Pengusaha Teriak Harga Plastik Bisa Melambung hingga 70 Persen
Baca lagi: Clara Shinta Disomasi Indah Rp10,7 M Imbas Ungkap Klip VCS
Baca lagi: Harry dan Meghan Markle ke Australia, Klaim Pakai Biaya Sendiri

