Medan, kalduikan Indonesia
—
Gelombang aksi solidaritas terhadap Affan Kurnianan dan protes menolak
tunjangan mewah DPR
di Kota Medan terus memanas pada Jumat (29/8). Pos
polantas
mobile yang berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Medan, dibakar.
Berdasarkan pantauan
kalduikanIndonesia.com
, api membesar dan melalap habis bangunan pos polisi tersebut. Saat kejadian, terdengar sorakan massa yang mengekspresikan kemarahan mereka terhadap kebijakan kenaikan tunjangan DPR.
Massa hingga kini enggan membubarkan diri. Mereka terkonsentrasi di sejumlah titik strategis, seperti Jalan Imam Bonjol, Jalan Kejaksaan, Jalan Balai Kota, serta Jalan Jenderal Ahmad Yani.
Mereka meneriakkan yel-yel sebagai ungkapan kekecewaan terhadap anggota DPR. Aksi saling serang antara massa dan aparat kepolisian tak terhindari. Polisi juga menangkap beberapa demonstran yang dianggap memicu kericuhan.
Sebelumnya, massa melempari petugas kepolisian dengan menggunakan petasan, batu hingga botol air.
Aksi tersebut berlangsung di sekitar gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan. Massa didominasi remaja membawa Bendera Merah Putih hingga Bendera One Piece.
Polisi melakukan penjagaan berlapis disertai dengan tameng. Aparat kepolisian terpaksa menembakkan water canon untuk membubarkan massa. Akan tetapi massa kembali melakukan serangan balik.
Hingga kini, situasi di sekitar lokasi masih dijaga ketat untuk mencegah aksi lanjutan. Aksi protes ini bukan hanya terjadi di Medan, melainkan juga di berbagai daerah lain sejak Selasa (26/8).
(fnr/isn)
[Gambas:Video kalduikan]
Baca lagi: PM Thailand Paetongtarn Shinawatra Resmi Dipecat
Baca lagi: Zo In-sung hingga Michael Fassbender Bintangi Hope, Tayang 2026
Baca lagi: Link Live Streaming Debut Megawati di Manisa BBSK