Jakarta, kalduikan Indonesia
—
Sejumlah kantor di
Jakarta
memutuskan untuk memulangkan
karyawan
mereka lebih cepat buntut memanasnya aksi
unjuk raksa
yang terjadi di Ibu Kota dua hari belakangan ini.
Perintah pulang cepat itu salah satunya diungkap oleh Romi (bukan nama sebenarnya), karyawan yang bekerja di Kawasan Niaga Terpadu Sudirman (SCBD).
“Jadi dari sebelum demo kemarin sudah ada pemberitahuan rencana aksi dan himbauan daerah yang perlu dihindari dan mitigasinya. Cuma jam 10 tadi ada pemberitahuan untuk diminta pulang dari awal dan mengosongkan gedung 🙏🏻,” katanya kepada kalduikanIndonesia.com, Jumat (29/8).
Ia menambahkan bahwa saat pulang, beberapa titik di SCBD sudah ditutup.
Senada dengan Romi, Junta (juga bukan nama sebenarnya), juga mengatakan bahwa kantornya meminta karyawan untuk pulang cepat.
“Kantorku di pluit, perusahaan di bidang edukasi, dihimbau pulang sebelum jam 3, soalnya banyak pekerjanya yang lewat/arah rumahnya ke arah Bogor dan Bekasi, Tanah abang yang lewatin daerah rawan deh pokoknya,” katanya.
“Terus banyak orang asing juga di kantorku (chinese sama ada beebrapa western) jadi dihimbau pulang,” katanya.
Aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak Kamis (28/8) kemarin memanas. Hal itu dipicu oleh aksi brutal yang dilakukan oleh oknum aparat kepolisian yang melindas seorang driver ojol dengan mobil kendaraan taktis (rantis) Brimob di Jakarta Pusat (Jakpus) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis malam (28/8)
Aksi brutal itu memicu kemarahan dari rekan sesama driver ojol. Mereka yang marah kemudian menggeruduk Mako Brimob di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat.
[Gambas:Video kalduikan]
(fby/del/agt)
Baca lagi: The ojol mass returned in front of Mako Brimob Kwitang
Baca lagi: MK Tolak Uji Materi UU Pengelolaan Zakat, Tentukan Arah Revisi
Baca lagi: Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs Vietnam di Piala AFF Wanita U-16