Adul Kena Glaukoma: Mitos dan Fakta Mengenai Penyakit Glaukoma

oleh -19 Dilihat
oleh
Adul Kena Glaukoma: Mitos dan Fakta Mengenai Penyakit Glaukoma
Adul Kena Glaukoma: Mitos dan Fakta Mengenai Penyakit Glaukoma

Klarifikasi Adul tentang Kesehatannya

Baru-baru ini, komedian terkenal Adul menjadi pusat perhatian setelah muncul isu bahwa dirinya mengalami kebutaan akibat glaukoma. Dalam sebuah klarifikasi di Gedung Transmedia, Jakarta Selatan, Adul dengan tegas membantah rumor tersebut.

"Enggak ada apa-apa. Enggak ada glaukoma, apalagi sampai buta," ujarnya. Adul menjelaskan bahwa alasan dirinya sering memakai kacamata adalah karena tidak kuat dengan silaunya matahari, bukan karena masalah kesehatan yang serius.

Apa Itu Glaukoma?

Glaukoma adalah kondisi medis yang menyebabkan kerusakan pada saraf optik mata, yang sering kali disebabkan oleh tekanan tinggi di dalam mata. Jika tidak diobati, glaukoma dapat menyebabkan kehilangan penglihatan dan bahkan kebutaan. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, tetapi lebih umum terjadi pada orang dewasa yang lebih tua.

Gejala Glaukoma pada Orang Dewasa

Gejala glaukoma sering kali muncul secara perlahan dan tanpa disadari, sehingga penting untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin. Beberapa gejala umum glaukoma meliputi:

  • Penglihatan yang Kabur: Kesulitan melihat dengan jelas, terutama pada malam hari.
  • Sakit Mata: Rasa sakit yang datang dan pergi, terutama jika disertai dengan mual atau muntah.
  • Lingkaran Pelangi di Sekitar Cahaya: Melihat lingkaran pelangi atau halo di sekitar sumber cahaya.
  • Penglihatan Tepi yang Menurun: Kehilangan penglihatan di bagian tepi atau samping (penglihatan terowongan).

Penyebab dan Faktor Risiko Glaukoma

Glaukoma dapat disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk:

  • Tekanan Mata Tinggi: Peningkatan tekanan intraokular adalah faktor risiko utama untuk glaukoma.
  • Riwayat Keluarga: Jika ada anggota keluarga yang menderita glaukoma, risiko Anda untuk terkena penyakit ini meningkat.
  • Usia: Orang di atas 60 tahun memiliki risiko lebih tinggi.
  • Kondisi Medis Lainnya: Penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung juga dapat meningkatkan risiko glaukoma.

Pencegahan dan Pengobatan Glaukoma

Pelajari bagaimana cara pencegahan dan pengobatan ketika seseorang terkena penyakit Glaukoma.

Pencegahan

Pencegahan glaukoma terutama berfokus pada deteksi dini dan pengelolaan tekanan mata. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Pemeriksaan Mata Rutin: Lakukan pemeriksaan mata secara berkala, terutama jika Anda berisiko tinggi.
  • Hindari Cedera Mata: Gunakan pelindung mata saat melakukan aktivitas yang berpotensi merusak mata.
  • Kontrol Kondisi Medis: Jaga agar penyakit seperti diabetes dan tekanan darah tinggi tetap terkendali.

Pengobatan

Pengobatan glaukoma bertujuan untuk mengurangi tekanan di dalam mata dan mencegah kerusakan lebih lanjut pada saraf optik. Beberapa opsi pengobatan meliputi:

  • Obat Tetes Mata: Obat yang membantu mengurangi tekanan intraokular.
  • Obat Oral: Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan obat oral untuk mengontrol tekanan mata.
  • Operasi: Prosedur bedah, seperti trabekulektomi atau pemasangan implan drainase, dapat dilakukan untuk mengurangi tekanan intraokular.

Mitos dan Fakta Tentang Glaukoma

  • Mitos: Glaukoma Hanya Menyerang Orang Tua
    Fakta: Meskipun lebih umum pada orang tua, glaukoma dapat menyerang orang dari segala usia, termasuk bayi dan anak-anak.
  • Mitos: Tidak Ada Gejala Awal Glaukoma
    Fakta: Banyak orang tidak menyadari gejala awal glaukoma karena gejalanya sering kali muncul secara perlahan. Namun, kehilangan penglihatan tepi dan penglihatan kabur adalah tanda-tanda yang perlu diwaspadai.
  • Mitos: Glaukoma Selalu Menyebabkan Kebutaan
    Fakta: Dengan deteksi dini dan pengobatan yang tepat, kehilangan penglihatan akibat glaukoma dapat dicegah atau diperlambat.

Kesimpulan

Glaukoma adalah kondisi serius yang memerlukan perhatian medis segera untuk mencegah kerusakan permanen pada penglihatan. Meskipun Adul, komedian yang terkenal, membantah memiliki glaukoma, penting bagi masyarakat untuk memahami gejala, penyebab, dan metode pencegahan glaukoma.

Dengan memahami fakta dan menghindari mitos tentang glaukoma, Anda dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk melindungi penglihatan Anda dan menjalani kehidupan yang sehat dan produktif.